Chinese Garden dibangun pada tahun 1975 dan menggunakan konsep seni bertaman Tiongkok. Atraksi utama taman ini terletak pada perpaduan tur arsitektural dengan alam di sekitarnya. Misalnya, bangunan gerbang utamanya adalah gerbang dengan gaya tradisional Tiongkok, dengan arsitektur yang mengagumkan. Tetapi pembuat taman ini menempatkan kolam ikan di bagian tengah, yang memadukan keindahan arsitektur buatan manusia dengan keindahan alami

ikan yang berenang. Hal yang sama dilakukan pada pagoda 7 tingkat di puncak bukit kecil. Ketinggian pagoda yang arti sial dipadukan dengan ketinggian bukit untuk menciptakan efek keseluruhan yang lebih berkesan dan indah.

Japanese Garden dibangun pada tahun 1974 dan dibangun di pulau buatan. Taman ini dihubungkan dengan Chinese Garden yang ada di sebelahnya dengan jembatan putih unik yang dikenal sebagai ‘The Bridge of Double Beauty’. Tampilan taman ini hampir kebalikannya Chinese Garden. Taman ini tidak dibuat untuk memiliki tampilan yang menakjubkan dan mengesankan, tapi dirancang untuk menghadirkan ketenangan dan kedamaian. Meskipun di taman ini jauh lebih sedikit konstruksi arsitekturalnya, tetapi Japanese garden memiliki 10 lampion batu Toro, beragam kolam dan jalan setapak berkerikil. Taman ini juga merupakan tempat Turtle & Tortoise Museum.

Alamat: 1 Chinese Garden Road, Singapura 619795
Telp: +65 6560 0056
Jam buka: 6.00 – 19.00